Drummer Remaja Lanang ‘Ngalam’ Rilis Single Pertama “Speak Up” 

0 58

Malang Ikkela.com (05/12/2025) –   7 tahun adalah waktu yang lebih dari cukup untuk menekuni alat musik drum, apalagi akhirnya seorang drummer “kera Ngalam” ini Urdha Lanang Dhiracita mengakumulasi hal tersebut dalam satu rilisan single perdana berjudul “Speak Up” .

Arek Malang kelahiran 18 Februari 2012, ini sudah memulai langkah di bidang musik sejak usia Sekolah Dasar. Sejak 2018 Lanang sudah hobi bermusik, khususnya instrumen drum yang tidak dimungkiri diwarisi dari sang ayah yang seorang guru drum dan juga menjadi drummer di beberapa band seperti Anniverscary dan Slowright. 

Setiap anak yang belajar bermain drum pada umumnya lebih cenderung mengcover lagu orang dan tidak ada yang salah dengan hal itu. Mengidolakan lagu juga termasuk metode untuk belajar dan upgrade skill . Begitu pula Lanang juga memulai penempaan dirinya dengan menyanyikan lagu orang lain untuk berlatih dan mengasah kemampuan.

Namun dua tahun belakangan, Lanang akhirnya fokus belajar membangun mood untuk mengaransemen karyanya sendiri. Walaupun Lanang bisa disebut anak seorang seniman drum untuk saat ini, Lanang tetap adalah anak berusia 13 tahun yang masih kelas 7 di SMP Malang, tentunya masih banyak didampingi orang tua, baik dalam proses belajar secara akademik ataupun Otodidak.

Dengan bekal orang tua pencinta alat musik drum. Urdha Lanang Dhiracita akhirnya sepakat bahwa dia harus paham tentang apa yang sedang dipelajari dan bagaimana cara menerapkannya ke dalam lagu. Bagitu pula dengan cara membangun moodnya. Lanang pun menjalani proses kreatifnya yang memakan waktu cukup lama, hampir dua tahun. Semua proses dijalani untuk sebuah karya original agar Lanang benar-benar paham dan hafal akan semua yang dimainkan di dalam lagu tersebut.

Christian Pamungkas ayah sekaligus mentor sang anak mengataan “Kami sepakat, disini kami orang tua Lanang, menjadi guru drum Lanang, bahwa Lanang harus paham tentang apa yang sedang dia pelajari dan bagaimana cara untuk menerapkannya ke dalam lagu. Begitu pula dengan cara membangun moodnya. Untuk itu Lanang tidak bisa secara instan untuk mewujudkannya begitu saja, perlu proses kreatif dan pendampingan yang memakan waktu hampir 2 tahun,” Ungkap Jono sapaan akrab ayah Lanang.

Pada 28 November 2025 lalu, Lanang merilis single pertamanya yang berjudul “Speak Up” yang ikut dibantu beberapa musisi handal di kota Malang. Ada beberapa pihak yang ikut menanggapi “Speak Up” dan berkontribusi membantu proses produksi single tersebut.

Pertama, yaitu Peter Rahmani. Peter adalah orang pertama yang diajak brainstorming untuk proyek “Speak Up” . Beliau setuju untuk menjadi produser dan mengisi beberapa instrumen selain drum, Bass, Piano dan lainnya.

Kedua, adalah Lola Mahero. Lola Mahero, seorang DJ yang mengisi part scratching .

Ketiga, adalah Sandy Armita. Sandy mengisi bagian adlibs atau freestyle di bagian reff “Speak Up” .

Keempat dan terakhir adalah Ardi Jojo, seorang fotografer yang berkontribusi di bagian visual yaitu foto publikasi dan artwork .

Proses produksinya dimulai dengan Lanang yang take rekaman drum, dengan i ringan part Bass dan Gitar, part dj scratch dan freestyle di reff yang diisi oleh Peter Rahmani, Lola Mahero dan Sandy Armita. Dengan ketiga isian aransemen tersebut, membuat lagu “Speak Up” terdengar lebih funky.

Single ini juga dirilis dalam format maxi single yang berisikan versi minus one dan versi dengan metronome karena pihak Lanang membuka kesempatan untuk siapa pun yang mengcover lagu “Speak Up” dengan izin atau mention . Single “Speak Up”   Sudah rilis di semua laman DSP. (rlsalf*/)

Leave A Reply

Your email address will not be published.