Jakarta Ikkela.com (18/12/2025) – Oriflame dengan bangga mengumumkan perannya sebagai Sponsor Merek untuk film Four Seasons In Java (Empat Musim Pertiwi) film anyar yang sangat dinantikan dari sutradara Indonesia, Kamila Andini. Seperti rilis oriflame.com (15/12/’25)
Seiring Oriflame memajukan strategi pemasaran 2026-nya, merek ini memperdalam fokusnya pada kemitraan yang relevan secara budaya, dengan memanfaatkan industri film independen sebagai ruang yang ampuh untuk membangun momentum merek yang konsisten, resonansi emosional, dan visibilitas jangka panjang di seluruh Indonesia.
Film ini mengeksplorasi tema ketahanan, harapan, dan kekuatan nilai-nilai komunitas yang selaras dengan misi Oriflame dan semangat jaringan kewirausahaannya. Menampilkan Putri Marino, Arya Saloka, Christine Hakim, dan Hana Pitrashata Malasan, Empat Musim Pertiwi memperkuat komitmen Oriflame untuk mengangkat kisah nyata dan berkontribusi pada lanskap kreatif Indonesia.
Berbicara tentang sponsorship tersebut, Elena Degtyareva, Chief Marketing Officer di Oriflame, mengatakan, “Kemitraan kami dengan Four Seasons in Java merupakan perpanjangan alami dari misi Oriflame untuk membantu mendukung bakat kewirausahaan tersembunyi di seluruh dunia. Melalui kolaborasi ini, kami berharap cara film tersebut menggambarkan perempuan yang saling mendukung dan melewati berbagai ‘musim’ kehidupan akan mencerminkan bagaimana komunitas Oriflame Beauty Entrepreneurs kami tumbuh seiring mereka saling mendukung.”
Fredrik Nilsson, General Manager Oriflame Indonesia, menambahkan, “Di Oriflame, kami percaya pada Kebersamaan, Semangat, dan Gairah – nilai-nilai yang kami lihat tercermin dengan indah dalam film Four Seasons in Java karya Kamila Andini. Dengan berinvestasi dan mendukung film ini, kami ingin memberikan panggung yang lebih besar bagi kisah-kisah otentik Indonesia dan semangat kewirausahaan, yang membentuk industri kreatif dan kecantikan kita, musim demi musim.”
Area dukungan utama Oriflame meliputi:
Kesadaran : Oriflame akan memanfaatkan kemitraan ini untuk melangkah lebih jauh dari sekadar ruang kecantikan dan mendukung kisah-kisah lokal yang mencerminkan kehidupan nyata, impian, dan perjuangan mereka.
Komunitas: Di Indonesia, Oriflame telah berkembang melalui perempuan yang berbagi kisah ketahanan dan harapan. Penayangan khusus, diskusi pasca-film, dan aktivasi akan menghubungkan narasi film dengan pengalaman hidup para Brand Entrepreneur Oriflame.
Konten & Penceritaan: Oriflame akan bersama-sama menciptakan konten pendukung dengan tim film, termasuk sesi tanya jawab, fitur di balik layar, dan materi yang selaras dengan kampanye.
Selain Oriframe Film Empat Musim Pertiwi mengungkap fakta terbaru yang sukses bikin dunia perfilman membuka mata lebih lebar .
Pembuatan film terbaru dari Kamila Andini ini bukan main skala produksinya, karena melibatkan sederet rumah produksi besar dari berbagai negara.
Dukungan besar mengalir :
Forka Films mengumumkan deretan kolaborator yang ikut turun tangan sebagai mitra produser eksekutif film Empat Musim Pertiwi.
Nama-nama besar seperti Miles Films, Imajinari, Trinity Optima, Jagartha, Navvaros, hingga TEAMUP resmi bergabung dalam proyek ini. Sebuah line-up kolaborasi yang bikin banyak orang langsung pasang ekspektasi tinggi.
Ifa Isfansyah selau Produser menyebut, ini adalah film dengan skala terbesar yang pernah ia tangani selama bekerja bersama Kamila Andini.
“Senang sekali karena ini adalah film terbesar dari Kamila Andini yang selama ini saya produseri. Melibatkan banyak mitra, dengan dukungan pendanaan yang besar, namun tetap memberikan ruang kemerdekaan,” ujar Ifa.
Ifa juga menegaskan bahwa film ini membawa suara yang penting, terutama tentang perempuan.
“Melalui karakter Pertiwi, yang ingin dibicarakan di film ini adalah kekuatan kolektif perempuan,” tambah Kamila.
Alasan Miles Films ikut terlibat adalah karena adanya kesamaan visi. Riri Riza menyampaikan bahwa Kamila Andini punya vision yang kuat dan cara bercerita yang khas.
“Film ini memiliki cara pandang khusus, dengan kelompok pembuat film yang luar biasa, memberikan keyakinan akan menjadi film yang istimewa,” ujar Riri Riza.
Dari sisi Imajinari, keterlibatan mereka dimulai dari ketertarikan Ernest Prakasa terhadap naskah film ini.
“Saat membaca naskahnya, ada ketegangan. Namun ada satu hal yang menjadi benang merah dari karya-karya Kamila Andini, yakni urgensi dalam membuat filmnya menjadi penting,” ungkap Ernest.
Bisa dibilang, vibe dari proyek ini sudah terasa berbeda bahkan sebelum proses produksinya dimulai.
Film Empat Musim Pertiwi juga menghadirkan daftar pemain yang sangat kuat, mulai dari nama veteran sampai aktor muda berbakat. Beberapa di antaranya:
Putri Marino, Arya Saloka, Christine Hakim, Hana Malasan, Iswadi Pratama, Hargi Sundari, Totos Rasiti, Maryam Supraba, Nagra Pakusadewo, Dwika Pradyana, Donikus, Shofia Shireen, Hana Aretha
Menariknya, Putri Marino kembali bekerja sama dengan Ifa dan Kamila setelah keberhasilan serial Gadis Kretek.
“Ini cerita yang penting. Saya memerankan karakter perempuan yang berada di lingkungan yang tidak mendengarkan apa yang ingin disuarakan,” kata Putri.
Film Empat Musim Pertiwi (Four Seasons In Java) merupakan ko-produksi antara: Indonesia, Belanda, Norwegia, Prancis, Jerman, Singapura
Kerja sama lintas negara ini menunjukkan bahwa film tersebut punya nilai global dan daya tarik besar di pasar internasional.
Sukses di Ajang Pendanaan Internasional
Sebelum produksinya berjalan penuh, film ini sudah lebih dulu curi perhatian dalam banyak program pendanaan prestisius:
- Berlinale Co-production Market 2025
- Tokyo Gap Financing Market 2025
- Venice Gap-Financing Market 2025
Di ajang Tokyo Gap-Financing Market (TGFM) 2025, film Empat Musim Pertiwi bahkan memenangkan dua penghargaan sekaligus:
- Tokyo Project Award
- Kongchak Studio Award – berupa dukungan layanan sound post-production dari studio berbasis di Kamboja.
Prestasi ini jelas bikin film ini makin dinanti dan menunjukkan kualitas serta potensi ceritanya.
Perencanaa besar dengan harapan besar :
Dari jajaran pemain kelas atas, kolaborasi produser lintas negara, hingga penghargaan internasional yang sudah dikantongi bahkan sebelum tayang, film Empat Musim Pertiwi tampaknya akan jadi salah satu film Indonesia paling ambisius dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan tema kuat tentang kekuatan kolektif perempuan dan storytelling khas Kamila Andini, film ini berpotensi menjadi tontonan yang bukan hanya emosional, tapi juga relevan dan impactful. (sumber bch*/)