Menghargai Jasa Pahlawan Melalui Prangko Indonesia

Penulis: Isman Budiman

0 300
Sampul Hari Pertama (First Day Cover) prangko peringatan seri “Kenangan Revolusi Fisik 1945” dalam rangka Hari Pahlawan 10 November diterbitkan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi pada 10 November 1987. (Koleksi: Isman Budiman)

Jakarta Ikkela.com (10/11/2025) OPINI

Tahun ini, Hari Pahlawan diperingati pada Senin, 10 November 2025 dengan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”.

Tema tersebut menggambarkan semangat generasi penerus bangsa yang meneladani perjuangan para pahlawan untuk terus bergerak maju berjuang demi Indonesia Emas. Semangat ini bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

PRANGKO HARI PAHLAWAN

Untuk menghargai jasa para pahlawan bangsa, Indonesia pernah menerbitkan sejumlah prangko seri Hari Pahlawan. Bagi penggemar filateli, tentu seri prangko tersebut dapat menjadi bahan untuk melengkapi koleksi benda filateli bertema pahlawan atau monumen bersejarah, antara lain:

Sampul Hari Pertama (First Day Cover) prangko peringatan seri “Pahlawan III” dalam rangka Hari Pahlawan 10 November diterbitkan Djawatan Pos, Telegrap dan Telepon Republik Indonesia pada 10 November 1961. (Koleksi: Isman Budiman)

Prangko peringatan seri “Pahlawan III” (10-11-1961) dalam rangka Hari Pahlawan tahun 1961 (10 November) terdiri atas lima nominal yang menampilkan tokoh pahlawan sebagai berikut:

* Rp 3 – : Ki Hadjar Dewantoro (1889 -1959)
* Rp 2,5 : Mohammad Husni Thamrin (1894 – 1941)
* Rp 1,- : RA Kartini (1879 – 1904)
* 30 sen : Surjopranoto (1872 – 1959)
* 20 sen : Abdul Muis (1886 – 1959)

Seri prangko “Pahlawan III” adalah bagian dari rangkaian publikasi prangko peringatan Pahlawan yang diterbitkan pada tanggal berbeda dalam tahun 1961 – 1962 dengan total 20 nominal yang menampilkan 20 orang tokoh pahlawan bangsa.

Seri prangko “Pahlawan” lainnya yaitu:

Pahlawan I (17-08-1961) dalam rangka Hari Proklamasi ke-16 Republik Indonesia, terdiri atas empat nominal yaitu Rp 5 (Pangeran Diponegoro, 1775 – 1855), Rp 1,5 (Tuanku Imam Bondjol, 1772 – 1864), 75 sen (Kapitan Pattimura, 1782 – 1817), dan 25 sen (Sultan Hasanuddin, 1631 – 1669).

Pahlawan II (05-10-1961) dalam rangka Hari Angkatan Perang tahun 1961 (5 Oktober), terdiri atas tiga nominal yaitu Rp 4 (Djenderal Sudirman, 1912 – 1950), 50 sen (Teuku Umar, 1840 – 1899), dan 40 sen (Tengku Tjhik Di Tiro, 1831 – 1891).

Pahlawan IV (05-10-1962) dalam rangka Hari Angkatan Perang tahun 1962 (5 Oktober), terdiri atas empat nominal yaitu Rp 15 (Dr. Sutomo, 1888 – 1938), Rp 7,5 (HOS Tjokroaminoto, 1883 – 1934), Rp 2 (Si Singamangaradja XII, 1846 – 1907), dan 60 sen (KH Samanhudi, 1868 – 1956).

Pahlawan V (10-11-1962) dalam rangka Hari Pahlawan tahun 1962 (10 November), terdiri atas empat nominal yaitu Rp 10 (KH Agus Salim, 1884 – 1954), Rp 6 (Dr. Setyabudi, 1879 – 1950), Rp 4,5 (Dr. GSSJ Ratulangie, 1891-1949), dan Rp 1,25 (KH Ahmad Dahlan, 1868 – 1923).

Peringatan Prangko “Monumen Pahlawan Surabaya 10 November 1945 – 1975” (10-11-1975) bernilai nominal Rp 100,-.

Prangko peringatan “Kenangan Revolusi Fisik 1945” (10-11-1987) terdiri atas dua nominal yaitu Rp 100,- (Laskar Wanita) dan Rp 75,- (Veteran).

Prangko peringatan “Pahlawan Nasional Angkatan Udara” (10-11-2023) berupa prangko redaman dengan empat desain berbeda (masing-masing bernominal Rp 3.500 -) yang menampilkan empat Pahlawan Nasional Angkatan Udara yakni:

* Marsekal Muda TNI Anumerta Abdulrachman Saleh (1909 – 1947)
* Marsekal Muda TNI Anumerta Agustinus Adisutjipto (1916 – 1947)
* Marsekal Muda TNI Anumerta Halim Perdanakusuma (1922 – 1947)
* Marsekal Pertama TNI Anumerta Iswahjudi (1918 – 1947)

PAHLAWAN KEHIDUPAN

Pahlawan bukan hanya mereka yang berperang di medan tempur, tetapi juga kita semua yang menjaga negeri ini dengan tindakan yang baik. Setiap perbuatan yang mengarah pada kebaikan adalah kontribusi nyata bagi bangsa.

Mari kita meneruskan perjuangan para pahlawan bangsa dengan karya nyata di bidang masing-masing. Jadilah pahlawan kehidupan yang berdampak positif dan bermanfaat bagi banyak orang. Selamat Hari Pahlawan 2025.

Penulis adalah alumnus IISIP Jakarta – Jurnalistik 1987, filatelis, anggota HIPFIL (Himpunan Penulis Filateli Indonesia), dan pengasuh rubrik “Pojok Filateli” di Harian Indonesia Minggu (1987-1994).
Leave A Reply

Your email address will not be published.