Prangko Hari Kesehatan Nasional Pernah Diterbitkan Indonesia 

Penulis: Isman Budiman

0 47

Jakarta Ikkela.com (12/11/2025) OPINI SEJARAH

Tahun ini, Hari Kesehatan Nasional ke-61 tahun 2025 diperingati pada Rabu, 12 November 2025 dengan mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”.

Tema tersebut menegaskan bahwa investasi terbesar bangsa adalah pada generasinya, terutama generasi muda yang akan menjadi penerus dan penggerak Indonesia Emas 2025. Kesehatan menjadi modal dasar untuk tumbuh, belajar, berinovasi, dan berkarya.

WABAH MALARIA

Hari Kesehatan Nasional pertama kali diperingati pada 12 November 1964 untuk merayakan keberhasilan Indonesia memberantas wabah malaria masa itu. Pada era tahun 1950-an, banyak masyarakat Indonesia mengidap penyakit malaria yang telah merenggut ratusan ribu jiwa.

Pemberantasan wabah malaria di Indonesia kala itu berawal pada 12 November 1959 ketika Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno melakukan penyemrotan insektisida Dichloro Diphenyl Trichloroethane (DDT) secara simbolis di Desa Kalasan, Sleman, Yogyakarta.

Setelah itu, penyemprotan insektisida DDT berlangsung secara massal ke rumah-rumah di seluruh Jawa, Bali, dan Lampung dibarengi penyuluhan tentang kesehatan kepada masyarakat.

Lima tahun kemudian (1964), sekitar 63 juta penduduk telah mendapat perlindungan dari penyakit malaria. Sejak itulah tanggal 12 November 1964 diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional pertama.

PRANGKO TEMA KESEHATAN

Bagi penggemar filateli, seri prangko peringatan “50 Tahun Hari Kesehatan Nasional (12 November 1964-2014)” dengan tema “Sehat Bangsaku, Sehat Negeriku” yang terbit di Indonesia pada 12 November 2014 dapat menjadi bahan untuk melengkapi koleksi benda filateli tematik kesehatan.

Kesehatan bukanlah segalanya, tetapi tanpa kesehatan segalanya bukanlah apa-apa (kesehatan bukanlah segalanya, namun tanpa kesehatan segalanya bukanlah apa-apa).

Mari kita menjaga kesehatan bersama karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Selamat Hari Kesehatan Nasional 2025.

Penulis adalah alumnus IISIP Jakarta – Jurnalistik 1987, filatelis, anggota HIPFIL (Himpunan Penulis Filateli Indonesia), dan pengasuh rubrik “Pojok Filateli” di Harian Indonesia Minggu (1987-1994).
Leave A Reply

Your email address will not be published.