Masjid Shafatul Marwah Cibodasari Dua Windu Tanpa Perawatan

0 45
Tampak kubah masjid mengalami keretakan Foto Dok : Masjid Shafatul Marwah

Tanggerang Ikkela.com (09/12/2025) – Masjid Shafatul Marwah yang terletak disebutan Cibodasri Tanggerang ini Tampak kokoh tampak dari luar ketika mata memandang dari jarak jauh. Masjid ini ternyata sudah memasuki usianya yang sudah puluhan tahun tepatnya memasuki dua windu atau 16 tahun. keika kita ingin meaksanakan ibadah ada beberapa Bagian atap dan kubah masji, kini memprihatinkan karena hampir tidak pernah dirawat.

Masjid yang terletak di Jl Cemara 1, Perumnas Karawaci Tangerang ini. Atap datar yang terbuat dari campuran beton bertulang sebagai penutup bangunan dan penyangga kubah masjid, mulai retak dan rembes saat hujan. Masjid Kubah juga terlihat retak di beberapa bagian. Ketika ditemui pengurus Masjid menjelaskan kondisi masjid peru penanganan serius.

“Jika hal ini tidak segera ditangani tentu bisa membuat jamaah tidak nyaman. Kami juga khawatir bisa membahayakan jamaah,” Ujar Zirwan Rusli, 75, penggagas pendirian masjid Ini. Lebih lanjut Zirwan mengatakan “Karena keterbatasan biaya operasional dan pemeliharaan”

“Upaya penggalangan dana dari warga sekitar masjid sudah dilakukan setidaknya sejak tahun lalu. Namun hasilnya masih jauh dari harapan. Sementara bantuan dari pemerintah tidak ada sama sekali, karena terkendala sertifikat tanah dan bangunan masjid yang masih dalam tahap pengurusan”, ujarnya Menerawang.

Senada dengan Zirwan konfirmasi mengenai biaya perbaikan Nandang Hidayat Ketua DKM menjelaskan “Sebenarnya kebutuhan dana perbaikan atap seluas 168 m2 dan tiga kubah masjid ini membutuhkan dana sekitar Rp 55 juta,’ Ujar Nandang

Lebih lanjut ia menjelaskan “Dana sebesar itu untuk membiayai dua pekerjaan utama. Pekerjaan kedua itu adalah perbaikan lantai atap dan pengecatan kubah masjid”,

“Perbaikan lantai atap biayanya sekitar Rp50 juta, sedangkan pengecatan kubah masjid biayanya Rp5 juta,” Tukas Nandang.

“Agar atap masjid tidak mudah terkelupas seperti saat ini terjadi, rencananya akan menutupi lantai keramik antislip dan membran water proofing agar kedap udara. Untuk pembelian lantai keramik dan membran water proofing ini saja sudah menghabiskan biaya Rp35 juta,”

“Sedangkan untuk kubah masjid, Nandang berujar” setidaknya butuh 30 kg cat khusus eksterior. Masjid Shafatul Marwah ini memiliki satu kubah besar, dan tiga kubah kecil. Kubah besar berdiameter 600 cm, tinggi 300 cm. Sedangkan tiga kubah kecil masing-masing diameter 100 cm, tinggi 150 cm”.

Ketika dikonfirasi mengenai durasi waktu pengerjaan renovasi atap masjid ini Ketua DKM menuturkan

“Sekitar 30 hari dengan biaya SDM sekitar Rp12 juta, yang awal pembangunannya membutuhkan waktu empat tahun dengan total biaya Rp1,8 miliar itu”.

Agar rencana rencana atap Masjid Shafatul Marwah ini bisa terealisasi, maka partisipasi warga masyarakat di luar lingkungan masjid sangat diharapkan.

Untuk itu, kami mengetuk pintu hati para pembaca agar sudi mengirimkan infaq ke rekening masjid Shafatul Marwah di Bank Syariah Indonesia. Ada pun nomor rekeningnya 7219259427 (atas nama Yayasan Islam Shafatul Marwah).

“Semoga Allah SWT membalas budi baik bapak/ibu dengan limpahan rezeki tiada bertepi. Aamiin ya robbal ‘alamin”. Pungkasnya penuh keyakinan. (edmor*/)

Leave A Reply

Your email address will not be published.